Rabu, 24 September 2025 murid SMP Negeri 4 Prambanan yang diwakili oleh ananda Amelia Kusuma Dewi (9B), Wulan Eka Saputri (9B), dan Ayu Niken (8A) mengikuti lomba Kreanova Sembada 2025 yang diadakan oleh Bappeda Sleman. Ananda tersebut berhasil membuat dan menciptakan insektisida alami dari ekstrak daun talas dan asap cair tempurung kelapa untuk membasmi rayap subteran.
Inovasi tersebut dilatarbelakangi oleh kondisi mebeuler SMP Negeri 4 Prambanan yang banyak keropos dan rusak akibat aktivitas rayap subteran, minimnya penggunaan daun talas dan tempurung kelapa oleh warga di Kalurahan Sambirejo, Prambanan, Sleman. Dari beberapa permasalahan di atas, muncullah ide untuk menciptakan insektisida alami pembasmi rayap subteran dari ekstrak daun talas dan asap cair tempurung kelapa.
Pembuatan insektisida tersebut cukup mudah untuk dilakukan oleh semua kalangan. Pembuatan asap cair tempurung kelapa melalui proses destilasi sederhana dengan alat destilasi sederhana dari dua kaleng roti bekas yang dihubungkan oleh pipa besi. Pembuatan ekstrak daun talas dilakukan dengan cara menumbuk dan memeras ekstrak daun talas. Kemudian hasil dari proses destilasi dan penumbukan dicampurkan dengan tiga kali perlakuan dengan konsentrasi yang berbeda-beda. Hasil pencampuran tersebut kemudian disemprotkan ke rayap, dan diperoleh hasil bahwa insektisida yang dibuat cukup efektif dalam membasmi rayap subteran.
Semoga inovasi yang diciptakan oleh murid SMP Negeri 4 Prambanan ini membuka langkah dan kesempatan yang besar untuk menciptakan inovasi-inovasi lainnya sehingga mampu meningkatkan rasa kreativitas dan inovatif, dan menebar kebermanfaatan dari apa yang sudah diciptakan untuk masyarakat di Kalurahan Sambirejo.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar